Dipanggil Istana & Isu Reshuffle, Bima Arya Bocorkan Faktanya

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
23 April 2021 18:05
Bima Arya (Foto: Rengga Sancaya/detikcom) Foto: Bima Arya (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wali Kota Bogor Bima Arya santer diisukan bakal menjadi Menteri di kabinet Pemerintahan Presidan Joko Widodo. Di tengah isu tersebut, Ia seperti 'bergerilya' dengan menemui tokoh-tokoh nasional beberapa waktu belakangan ini. Selain Presiden Jokowi, ia menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Pertemuan itu bertujuan untuk membahas rencana pengembangan moda transportasi trem di Kota Bogor. Adapun pembahasan proyek ini sudah mulai berlangsung sejak dua tahun silam. Beberapa pejabat Pemkot Bogor juga sudah melakukan pertemuan dengan BUMN PT Inka.

"Iya (bakal terus kerjasama dengan PT Inka), sedang susun FS-nya (feasibility study)," kata Bima Arya kepada CNBC Indonesia, Jumat (23/4/21).

Bima mengklaim Kementerian BUMN siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor untuk pembangunan jalur trem di Kota Bogor.

"Bulan Juni Insya Allah studi kelayakan rampung. Untuk selanjutnya dipastikan skema pendanaan dan kerja sama pembangunannya," ujar Bima seperti dikutip dari akun Instagram resminya hari ini.

Trem merupakan salah satu andalan Bima Arya dalam menata transportasi di Kota Bogor. Hal itu juga sejalan dengan keinginan Bima mewujudkan Kota Bogor menjadi menjadi kawasan zero angkot dan digantikan dengan bus dan trem.

Sehingga Kota Bogor bisa menjadi lebih rapi dengan pengurangan angkot yang masif, apalagi kepala negara juga tinggal sehari-hari di kota ini. Bahkan Bima sempat bertemu Jokowi di Istana Bogor tiga pekan lalu di tengah isu reshuffle kabinet.

Bima menampik pertemuan dengan Jokowi membahas soal isu reshuffle. Bima menolak pertemuannya dengan Presiden Jokowi dikaitkan dengan pos Kementerian Perhubungan yang disebut-sebut bakal didapatkan PAN jika jadi gabung kabinet. Pertemuan Bima Arya dengan Presiden Jokowi itu berlangsung tiga pekan lalu, berlangsung di Istana Bogor.

"Nggak ada kok. Saya kira nggak lah, nggak ke arah itu. Betul betul fokus ke Kota Bogor saja. Perbincangan biasa kok," katanya dikutip dari detikcom.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Corona Beringas, Pemkot Bogor Mau 'Sulap' GOR Jadi RS Darurat


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading