Buka-bukaan Jokowi Soal Keputusan Larang Mudik Lebaran 2021

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 April 2021 17:12
Penjelasan Presiden Joko Widodo terkait larangan mudik, 16 April 2021

Jakarta, CNBC Indonesia - PresidenĀ Joko Widodo (Jokowi) merilis pernyataan resmi perihal larangan mudik pada Lebaran 2021. Dalam video yang diunggah di akun Youtube resmi Sekretariat Presiden, Jumat (16/4/2021), Jokowi mengatakan Ramadan tahun ini merupakan yang kedua di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, semua pihak harus mencegah wabah Covid-19 untuk tidak meluas lagi.

"Oleh karena itu, sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan melarang mudik dan keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan," ujar Jokowi.

Menurut kepala negara, tahun lalu, ada tren kenaikan kasus Covid-19 setelah libur panjang.

Pertama, saat libur Lebaran, ada kenaikan kasus harian 93% dan terjadi tingkat kematian mingguan 66%.

Kedua, saat libur panjang pada 20 hingga 23 Agustus 2020 di mana mengakibatkan terjadi kenaikan hingga 119% dan tingkat kematian mingguan meningkat hingga 57%.




Ketiga, saat libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 yang menyebabkan terjadi kasus kenaikan 95% dan kenaikan tingkat kematian mingguan 75%.

Keempat, saat libur akhir tahun 24 Desember sampai 3 Januari 2021 mengakibatkan kenaikan jumlah kasus mencapai 78% dan kenaikan tingkat kematian hingga 46%.

"Pertimbangan lainnya adalah kita harus menjaga tren menurunkan kasus aktif dalam dua bulan terakhir dari 176.672 menjadi 108.032 pada April," kata Jokowi.

"Penambahan kasus harian menurun kita pernah alami 14 ribu, 15 ribu kasus per hari Januari 2021, kini berada di 4.000-6.000 kasus per hari," lanjutnya.

Sementara tren kesembuhan, kata Jokowi, mengalami peningkatan. Per 1 Maret 2021 sebanyak 1151.915 orang sembuh, maka di 15 April meningkat menjadi 1.438.254 pasien sembuh atau 90,5%.

"Oleh karena itu, kita harus betul-betul menjaga bersama momentum yang sangat baik ini. Untuk itulah pada lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, prajurit TNI, anggota Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat," kata Jokowi.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading