Menhan Prabowo & Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) Nan Gagah

News - Herdaru P, CNBC Indonesia
16 April 2021 11:47
Prabowo Subianto. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membentuk Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus). Fungsinya, untuk mengawal tamu kehormatan Kementerian Pertahanan.

Denwalsus ini ternyata punya kriteria khusus yakni gagah dan menarik.

Juru Bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, sejak awal ada prajurit yang ditugaskan Markas Besar TNI dari tiga matra menjadi grup atau pasukan jajar kehormatan di Kementerian Pertahanan.

Tugas pasukan tersebut adalah melakukan upacara jajar kehormatan atau upacara militer penyambutan tamu-tamu very very important person (VVIP) Kementerian Pertahanan. Di era Prabowo, ada perbedaan mengenai kriteria pasukan ini.

"Bedanya memang sejak Pak Prabowo menjadi Menteri Pertahanan, beliau meminta kepada Mabes TNI, kemudian angkatan, agar menyediakan pasukan jajar kehormatan yang representatif dari personal TNI. Artinya personal militer Indonesia. Artinya mereka kelihatan gagah, kemudian secara fisik merepresentasikan prajurit-prajurit yang kuat dan sebagainya," kata Dahnil.

Dahnil menyebut pasukan jajar kehormatan atau Denwalsus ini juga dimiliki negara lain, seperti saat Prabowo mengunjungi Kemenhan negara sahabat. Prabowo disambut upacara jajar kehormatan atau upacara militer.

"Oleh sebab itu, kita juga ingin menampilkan pasukan jajar militer atau jajar kehormatan yang representatif dan membanggakan kita ketika tamu-tamu negara itu berkunjung," ujar Dahnil.

Dahnil menegaskan pasukan tersebut berasal dari TNI dan ditunjuk langsung Mabes.

Pengamat Militer dan Intelijen, Susaningtyas Kertopati mengatakan, tidak masalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto membentuk Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus). Pasalnya, hal itu sudah melalui pembicaraan yang jelas dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Denwalsus sebetulnya sebagai detasemen protokol untuk jajar kehormatan menyambut tamu negara. Di Kemhan di banyak negara memang memiliki detasemen protokol karena diatur dalam hukum internasional.

"Pak Menhan Indonesia selama ini kalau berkunjung ke luar negeri juga selalu disambut jajar kehormatan. Jadi sifatnya resiprokal. Jadi tidak ada masalah," jelas Nuning.

Penampakan Denwalsus Prabowo >> Halaman Selanjutnya


Ini Dia Denwalsus Prabowo Subianto
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading