Jokowi: Korban Jiwa Banjir Bandang NTT 163 Orang

News - Chandra Asmara, CNBC Indonesia
09 April 2021 15:18
Presiden Joko Widodo mengunjungi desa Tapolangun, Kab Lembata yang menjadi lokasi korban banjir bandang Lembata NTT (9/4/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meninjau dampak kerusakan akibat banir bandang di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan, total korban jiwa akibat banjir bandang di NTT sudah mencapai 163 orang, di mana 45 orang lainnya masih dalam tahap pencarian.

"Ini yang akan terus kita usahakan agar dalam pencairan tadi bisa segera ditemukan," kata Jokowi, Jumat (9/4/2021).

Jokowi memang sempat melakukan peninjauan di sekitar lokasi. Kepala negara didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Gubernur NTT Viktor Laiskodat.



"Kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu besar. Itu yang menyulitkan alat-alat besar kita dan tadi sudah saya perintahkan dicari dan ditemukan yang masih hilang," katanya.

Jokowi mengaku telah berbicara dengan pemerintah daerah terkait wilayah terdampak banjir. Dalam waktu dekat, masyarakat akan direlokasi dan wilayah ini akan kembali dibangun.

"Berdasarkan persetujuan masyarakat lokasi ini akan dipindahkan, direlokasi, dan secepatnya akan dibangun," katanya.



[Gambas:Video CNBC]

(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading