Berikut kecelakaan terbesar yang memakan banyak korban jiwa, sebagian besar terjadi di anjungan lepas pantai, yang dirangkum CNBC indonesia
Piper Alpha adalah anjungan yang terletak di North Sea, 190 km dari timur laut Skotlandia. Ditemukan tahun 1973 dan mulai memproduksi minyak tahun 1976, anjungan ini adalah satu satu yang paling besar di Inggris dengan produksi lebih dari 300 ribu barrel per hari. Piper Alpha mulai memproduksi gas tahun 1980. Pada 6 Juli 1988 terjadi kecelakaan akibat kebocoran gas pada salah satu pipa kondensat. Kecelakaan tersebut menghancurkan keseluruhan fasilitas anjungan dengan estimasi kerugian mencapai US$ 1,4 miliar. Dari 226 pekerja, hanya 21 yang berhasil selamat, 167 lainnya menjadi korban jiwa dalam ledakan tersebut. (AP Photo/Dave Cauklin)
Alexander L Kielland juga terletak di North Sea, akan tetapi anjungan ini dioperasikan oleh perusahaan asal Norwegia. Anjungan ini adalah tipe semi-submersible, yang memiliki gaya apung yang cukup untuk membuatnya terapung dan berat yang cukup untuk membuatnya strukturnya tegak dan kuat. Pada Maret 1980, anjungan tersebut terbalik dan memakan 123 korban jiwa, dengan 89 kru lainnya berhasil selamat. Kebanyakan dari korban tersebut tewas akibat tenggelam ketika anjungan terbalik ke laut dalam. (AP Photo)
Kecelakaan ini terjadi di lepas pantai Kanada pada 1982. Anjungan tipe semi-submersible ini terbalik dan tenggelam menewaskan 84 orang. Kecelakaan terjadi akibat badai besar dengan angina berkecepatan 190 km/jam, akibatnya terbentuk gelombang setinggi 20 meter. (AP Photo)
Seacrest Drillship. Kecelakaan ini terjadi di perairan utara Natuna, 430 km dari selatan kota Bangkok. Peristiwa tersebut terjadi pada 3 November 1989 dan memakan total 91 korban jiwa. Kapal pengebor (drillship) adalah kapal motor yang telah dilengkapi dengan peralatan untuk aktivitas pengeboran minyak atau gas alam. (Ist/SeaExplorersclub)
Kecelakaan ini terjadi di Laut Natuna Utara pada 25 Oktober 1983. Kapal pengebor tersebut terbalik dan kemudian tenggelam hingga kedalaman 96 meter, 148 km lepas pantai Vietnam. Kapal tersebut dirakit di Texas dan dikontrakkan kepada ARCO China. (shipsandoil.co.uk)
Kecelakaan ini terjadi di Laut Arab dekat Samudera Hindia, 160 km lepas pantai sebelah barat kota Mumbai. Anjungan tersebut dioperasikan oleh BUMN India, Oil and Natural Gas Corporation (ONGC). (Ist)
Dari beberapa kecelakaan paling mematikan, ini merupakan yang paling baru. Insiden ini terjadi pada 20 April 2010 di teluk Meksiko, yang juga merupakah insiden tumpahan minyak terbesar di Amerika Serikat (AS). Tercatat 11 pekerja rig dari total 126 pekerja tewas dan memuntahkan 4 juta barrel minyak ke Teluk Meksiko. (AP Photo/Gerald Herbert, File)