Biar Tak Kayak Era SBY, Kemenpora Ajak KPK Garap Hambalang

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
16 March 2021 15:27
Suasana proyek Proyek Wisma Atlet di Bukit Hambalang, Kab.Bogor Jawa Barat, Rabu (31/7/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pendidikan dan Olahraga (Kemenpora) akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi hingga Kejaksaan dalam pembangunan kembali mega proyek Hambalang. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi korupsi seperti sebelumnya.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan, sebelum menyusun grand desain proyek ini, pihaknya pun telah menyambangi KPK. Ini untuk memastikan bahwa tidak ada lagi kendala dalam upaya membangkitkan proyek tersebut.

"Nah saya kemudian memimpin tim ke KPK untuk memastikan jangan sampai Pemerintah bergerak dan masih ada masalah di KPK," ujarnya dalam Profit CNBC Indonesia, Selasa (16/3/2021).


"Intinya KPK nggak persoalkan dan hanya saja KPK tekankan agar jangan sampai ada kasus seperti dulu," imbuhnya.

Selain KPK, Pemerintah juga akan menggandeng pihak lainnya untuk mengawasi pembangunan proyek ini. Mulai dari Kejaksaan, Kepolisian hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Tentu saja kami nanti berlapis-lapis untuk proteksinya melibatkan BPKP, Kejaksaan, Kepolisian dan sebagainya juga," jelasnya.

Sementara itu, untuk langkah lainnya mencegah korupsi adalah anggaran pembangunannya akan menggunakan DIPA Kementerian PUPR. Sebab, pada pembangunan sebelumnya menggunakan DIPA Kemenpora sehingga terjadi mega korupsi yang merugikan negara.

"Kemungkinan itu yang jelas DIPA-nya menggunakan PUPR, sama dengan asean games kemarin, yang sama sekali dulu nggak ada DIPA kami untuk pembangunan dan renovasinya. Jadi itu salah satu caranya (cegah korupsi di Hambalang)," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading