Sebagian besar rumah sakit dan unit perawatan intensif (ICU) di Brasil 'tumbang' menyusul lonjakan penularan virus corona (Covid-19) selama beberapa waktu terakhir, Sabtu (13/3/2021) waktu setempat. (AP/Andre Penner)
Gelombang kedua infeksi Covid-19 di Brasil berlangsung ketika mutasi virus corona baru yang lebih menular terus menyebar di seluruh negeri. (AP/Andre Penner)
Varian baru corona yang dikenal dengan P.1 saat ini ditemukan pada sebagian besar pasien Covid-19 di setidaknya enam negara bagian Brasil. P1 juga telah terdeteksi di Amerika Serikat, Inggris, hingga Venezuela. (AP/Andre Penner)
Pandemi corona di Brasil juga diperparah dengan masyarakat yang abai pada protokol kesehatan dengan menentang penggunaan masker wajah dan tidak membatasi pergerakan. (AP/Andre Penner)
Sikap cuek masyarakat Brasil itu, dilansir CNN, sedikit banyak terpengaruh oleh sikap Presiden Jair Bolsonaro yang selama ini meremehkan bahaya virus corona. Baru-baru ini, Bolsonaro bahkan mengatakan masyarakat perlu "berhenti menjadi banci" dan "merengek" tentang Covid-19. (AP/Andre Penner)
Jumlah penularan dan kematian akibat corona di Brasil terus meningkat dan mencetak rekor harian dalam beberapa waktu terakhir. (AP/Andre Penner)
Brasil juga mencatatkan rekor kematian akibat Covid-19 harian tiga kali selama Maret ini. Pada Sabtu (13/3/2021), Kementerian Kesehatan Brasil mencatat 2.286 lebih kematian akibat corona dalam sehari. (AP/Andre Penner)
Sejauh ini, Brasil tercatat memiliki 11,2 juta kasus corona, yang tertinggi ketiga di dunia, dengan 270.917 kematian. (AP/Andre Penner)
Sampai saat ini, menurut data pemerintah Brasil, kamar ICU yang tersebar di seluruh rumah sakit di 22 dari 26 negara bagian Brasil sudah terisi lebih dari 80 persen. Di negara bagian Rio Grande do Sul, pasien rumah sakit harus mengantre untuk mendapat tempat tidur karena ruang ICU sudah terisi penuh. (AP/Andre Penner)