Satu Tahun Pandemi, Kang Emil: Urusan Data Nggak Beres-beres!

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
03 March 2021 12:35
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai masih ada persoalan besar dalam penanganan Covid-19 di tanah air. Persoalan itu berkaitan dengan data.

Penilaian itu disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat memberikan sambutan dalam acara Uji Klinis Vaksin Covid-19 Rekombinan Anhui di Gedung RS Pendidikan Universitas Padjajaran, Kota Bandung, Jabar, Rabu (3/3/2021).

Secara pribadi, dia mengaku optimistis menyongsong tahun ini dibandingkan tahun lalu. Kang Emil mengucapkan selamat pendek umur kepada pandemi Covid-19.

"Semoga binasa selamanya, jarang-jarang ulang tahun doana (doanya) kitu (begitu) kan, khusus Covid-19 mah kitu (begitu)," katanya.

Eks Wali Kota Bandung itu bilang dalam satu tahun pandemi Covid-19, banyak hikmah yang dipetik. Salah satunya berkaitan dengan data.



"Urusan data sampai hari ini nggak beres-beres ya. Masalah Indonesia itu. Jadi buat generasi pemimpin-pemimpin berikut di republik ini masalah hidup kita di data ini harus kita bereskan. Good data good decision, bad data bad decision," ujar Kang Emil.

"Jawa Barat masih diumumkan dengan kasus-kasus lama. Yang sembuh masih diumumkan karena proses pengumumanya masih belum selesai ya. Itu contohnya," lanjutnya.

Seperti dikutip dari laman pikobar.jabarprov.go.id, Rabu (3/3/2021), kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jabar mencapai 214.528. Dari jumlah itu, yang berada dalam isolasi/perawatan 36.135. Kemudian yang sembuh dan meninggal masing-masing 175.980 dan 2.413.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading