Aksi tersebut mereka menyuarakan tetap menolak UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan yang merugikan seluruh buruh di Indonesia.
Aksi demonstrasi buruh dari Persatuan Perjuangan Rakyat Indonesia (P2RI) di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin 15/2/2021. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Sejumlah demonstran membawa ratusan pesan surat yang akan diberikan ke Menteri ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Dalam aksi itu, mereka tetap menolak UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan yang dinilai merugikan seluruh buruh di Indonesia. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Persatuan Perjuangan Rakyat Indonesia (P2RI) menilai undang-undang itu merugikan kaum buruh dan rakyat. Omnibuslaw tidak hanya mengatur persoalan buruh, tapi juga mengatur generasi yang akan masuk dalam pasar kerja. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Dalam surat yang ditulis demonstran salah satunya yang paling terasa adalah sistem kontrak kerja seumur hidup. Hal itu membuat pekerja tidak memiliki kepastian dan jaminan sosial. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Selain itu, pegawai kontrak diperbolehkan untuk semua jenis pekerjaan dalam UU tersebut. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)