Saat Jokowi Curhat: Beban Fiskal Berat...

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
09 February 2021 11:34
INFOGRAFIS, Jokowi Komplain PPKM Tak Efektif

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan beban fiskal pemerintah saat ini dalam posisi yang sangat berat karena harus mengatasi masalah kesehatan, serta berupaya menggerakan perekonomian.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan peringatan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Beban fiskal pemerintah juga berada pada posisi yang sangat berat, sangat berat. Mengatasi masalah kesehatan, juga menggerekkan ekonomi tatkala sektor swasta alami perlambatan signifikan," kata Jokowi, Selasa (9/2/2021).

Jokowi memahami industri pers selama pandemi mengalami persoalan serius dan tidak mudah. Namun, pemerintah pun telah mengeluarkan berbagai insentif bagi industri media.

"Pemerintah berusaha meringankan industri media. PPh 21 bagi awak media telah dimasukkan dalam daftar pajak yang ditanggung pemerintah ini berlaku sampai Juni 2021. Tolong nanti diikuti dan dikawal dengan Menkeu," jelasnya.

"Juga di industri media disajikan pengurangan PPh Badan, pembebasan PPh impor, dan percepatan restitusi," jelasnya.

Terlepas dari itu, Jokowi memang mengakui insentif yang diberikan kepada industri media tidak seberapa. "Keringanan dan kemudahan kepada industri media memang tidak seberapa. Saya tau," katanya.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading