Jangan Kaget! Biden Mau Bangkitkan 'Made in AS' ala Trump

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
25 January 2021 19:14
Infografis/Kebijakan 100 Hari Biden, dari Covid hingga 'Gebuk' China/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan menandatangani perintah eksekutif yang berisi pemberian prioritas kepada perusahaan dan produk domestik AS dalam kontrak dengan pemerintah federal.

Seperti dilansir AFP, Senin (25/1/2021), perintah itu, kata seorang pejabat senior Gedung Putih, bertujuan meningkatkan produksi nasional dan menyelamatkan industri dengan meningkatkan investasi di industri manufaktur dan pekerja untuk "Membangun Kembali Lebih Baik."

Kurang dari seminggu setelah pelantikan, Biden mendorong prioritasnya melalui perintah eksekutif, meskipun kabinetnya belum sepenuhnya berjalan. Misalnya posisi Menteri Luar Negeri yang masih harus menunggu persetujuan parlemen.



Keputusan Biden ini menggemakan keputusan para pendahulu, terutama Presiden ke-45 AS Donald Trump. Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif yang mendesak pemerintah federal untuk membeli lebih banyak produk buatan AS dan mengubah tarif menjadi senjata melawan impor dengan hasil yang beragam.

Tapi alih-alih mengembangkannya menjadi perang dagang, Biden lebih memilih memperketat aturan "Beli Amerika" dan ingin memanfaatkan daya beli pemerintah federal.

"Dolar yang dibelanjakan pemerintah federal ... adalah alat yang ampuh untuk mendukung pekerja dan pabrik AS. Kontrak saja menyumbang hampir US$ 600 miliar dalam pengeluaran federal," kata seorang pejabat administrasi.

Undang-Undang Beli Amerika Tahun 1933 mengharuskan pemerintah federal memprioritaskan pembelian barang yang diproduksi di tanah AS. Akan tetapi "preferensi ini tidak selalu diterapkan secara konsisten atau efektif," menurut pemerintahan Biden.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading