(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto),
CNBC Indonesia
19 January 2021 17:51
PMI menjadi lembaga yang fokus menangani donor plasma konvalesen.
Petugas PMI DKI Jakarta melayani penyintas Covid-19 yang mendonorkan plasma konvalesennya di PMI (Palang Merah Indonesia), Jakarta, Selasa (19/1/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pemerintah mencanangkan donasi plasma konvalesen sebagai gerakan nasional untuk membantu pasien yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pemerintah sedang menggenjot donor plasma konvalesen dalam penyembuhan pasien Covid-19. Para penyintas Covid-19 di Tanah Air diminta melakukan donor tersebut. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Antibodi dalam plasma darah para eks pasien Covid-19 yang sudah sembuh itu, diyakini bisa membantu menyelamatkan mereka yang masih terjangkit virus tersebut. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Namun, tidak semua penyintas bisa jadi donor. Syarat-syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendonorkan plasma darahnya adalah pernah terdiagnosis konfirmasi Covid-19 (hasil swab PCR dan/atau swab antigen positif) dan telah bebas gejala Covid-19 (demam/batuk/sesak/diare) sekurang-kurangnya 14 hari. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Seperti diketahui, terapi plasma darah Covid-19 menjadi salah satu perawatan yang dilakukan pada pasien Covid-19. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Metode penyembuhan ini memanfaatkan antibodi di dalam darah pasien sembuh Covid-19 dan diberikan pada pasien Covid-19 yang masih terinfeksi. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)