AP Photo, Andrean Kristianto, Tri Susilo, BNPB,
CNBC Indonesia
18 January 2021 14:17
Indonesia berduka atas rentetan tragedi-bencana yang menimpa Ibu Pertiwi di awal tahun 2021.
Prajurit TNI AL menurunkan bagian mesin turbin pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (10/1/2021). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)
Situasi pencarian bangkai pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta (11/1/2021). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Tim penyelamat mencari korban di sebuah desa yang dilanda tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Senin (11/1/2021). Tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat di desa tersebut menyebabkan sejumlah orang meninggal dan luka-luka. (AP/Sorasoca)
Petugas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana menggunakan alat berat di lokasi longsor di desa Cihanjuang, Indonesia, Minggu (10/1/2021) dini hari WIB (BNPB via AP)
Tim SARÂ mencari korban di antara reruntuhan bangunan yang rusak akibat gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). (AP/Sadly Ashari Said)
Sebuah gedung pemerintah rusak parah setelah gempa dalam foto udara yang diambil dengan menggunakan drone di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021). (Foto AP / Abdi Latief)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terjadinya hujan di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam 3 hari ke depan. Masyarakat diminta waspada akan potensi banjir hingga tanah longsor karena masih akan terjadi hujan dengan intensitas ringan. (AP/Putra)
Sejumlah warga membawa perkakas rumah tangga dengan menggunakan sampan di Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021). (AP/Putra)
Gunung Semeru, Jawa Timur, kembali meletus dan mengeluarkan awan panas guguran dan guguran lava pada Sabtu (16/1/2021) pukul 17.24 WIB. (AP/)
Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tingkat aktivitas Gunung Semeru masih ditetapkan pada Level II atau Waspada. (tangkapan layar via BNPB)
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat mencatat setidaknya ada 6 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 600 meter dari aktivitas Gunung Merapi pada pukul 00.00 sampai 06.00 WIB Senin (18/1/2021). (AP/Taufiq Rozzaq)
Secara visual, asap warna putih, intensitas sedang hingga tebal dengan ketinggian 100 meter di atas puncak. Setidaknya ada 42 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya. (AP/Taufiq Rozzaq)