Keluarga pasien Covid-19 mengantre untuk mengisi tangki oksigen yang kosong di luar perusahaan Nitron da Amazonia, di Manaus, Amazonas, Brasil, Jumat, 15 Januari 2021. Negara Bagian Amazonas di Brasil melaporkan kehabisan oksigen karena semakin melonjaknya pasien Covid-19. (AP Photo/Edmar Barros)
Akibatnya keluarga pasien harus rela mengantre untuk mengisi tabung oksigen karena sejumlah rumah sakit telah kehabisan. (AP Photo/Edmar Barros)
Penyedia oksigen pemerintah daerah, White Martins multinasional, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk meminta sebagian pasokannya dari tetangganya Venezuela, namun belum jelas apakah ini akan cukup untuk mengatasi krisis yang terus meningkat. (AP Photo/Edmar Barros)
Pemberitaan media melaporkan pasien yang memakai respirator sekarat hingga tewas di rumah sakit. Otoritas kesehatan mengatakan persediaan oksigen telah habis di beberapa rumah sakit dan bangsal perawatan intensif sangat penuh sehingga banyak pasien diangkut ke negara bagian lain. (AP Photo/Edmar Barros)
"Oksigen habis dan rumah sakit telah berubah menjadi kamar mati lemas. Pasien yang berhasil selamat bisa mengalami kerusakan otak permanen," kata peneliti Fiocruz-Amazonia Jesem Orellana kepada surat kabar Folha de S.Paulo, dikutip dari Reuters, dikutip Jumat (15/1/2021). (AP Photo/Edmar Barros)
Anggota Kongres Amazonas Marcelo Ramos mengatakan negara bagian telah membuat seruan kepada Amerika Serikat (AS) untuk mengirim pesawat angkut militer ke ibu kota Manaus dengan tabung oksigen. (AP Photo/Edmar Barros)
Brasil merupakan negara ketiga dengan kasus corona terbanyak di dunia setelah AS, dengan Kota Manaus dilanda lonjakan kasus kematian dan gelombang pertama pandemi pada tahun lalu. Menurut data Worldometers per Jumat (15/1/2021), Brasil memiliki 8.326.115 kasus positif, dengan 207.160 kasus kematian, dan 7.339.703 pasien berhasil sembuh sejauh ini.(AP Photo/Edmar Barros)