Internasional

Bahaya! Biden Mau Dimakzulkan DPR di Hari Jadi Presiden

News - sef, CNBC Indonesia
16 January 2021 11:24
President-elect Joe Biden speaks about the violent protests in Washington from The Queen theater in Wilmington, Del., Wednesday, Jan. 6, 2021. Biden has called the violent protests on the U.S. Capitol

Jakarta, CNBC Indonesia - Joe Biden dikabarkan hendak dimakzulkan di hari pertama ia menjabat sebagai Presiden AS, 20 Januari nanti. CBS 46 melaporkan seorang anggota DPR AS dari Partai Republik bersumpah melakukan hal tersebut.

Politisi tersebut bernama Marjorie Taylor Greene. Dalam Twitternya ia mengatakan akan mengajukan pemakzulan karena Biden telah menyalahgunakan kekuasaan namun tak merincinya.


"Saya akan mengajukan Pasal Pemakzulan terhadap Joe Biden karena penyalahgunaan kekuasaan," tegasnya dikutip Sabtu (16/1/2021).



Sebelumnya DPR AS telah memakzulkan Presiden Donald Trump, Rabu lalu. Saat ini pengesahan lanjutan akan dilakukan Senat, mengingat AS memakai prinsip dua kamar parlemen.

Dalam pemungutan suara 232 anggota DPR termasuk 10 anggota Partai Republik memilih pencopotan Trump. DPR AS sendiri dikuasai Partai Demokrat, oposisi Trump.

Padahal satu minggu lagi Trump memang akan memberikan kursinya kepada Biden. Ia dituding menghasut massa pendukungnya sehingga menyebabkan penyerangan di Capito Hill, gedung kongres AS.

Sebelumnya, seluruh kota di AS, termasuk ibu kota Washington D.C sedang dalam situasi waspada. Bahkan beberapa lokasi di D.S lockdown jelang pelantikan Biden.

Hal ini dilakukan sebagai tindak pencegahan setelah terjadinya kerusuhan di gedung kongres AS, Capitol Hill, 6 Januari lalu oleh massa pendukung Presiden Donald Trump. Ditulis Reuters, garis keliling pagar tinggi yang mengelilingi Capitol didorong keluar untuk menghalangi akses ke Mahkamah Agung AS dan Perpustakaan Kongres.

Beberapa ruas jalan terdekat juga ditutup. Beberapa bisnis mengatakan mereka juga diminta tutup minggu depan. Agen transportasi umum kota mengatakan bakal menutup stasiun metro tertentu dan mengubah rute jalur bus dari Jumat hingga 21 Januari mendatang.

AS juga menerjunkan 21.000 pasukan garda nasional. Intelijen menyebut ada laporan bahwa Biden akan menjadi sasaran pemberontak bersenjata.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading