Muhammad Sabki & AP Photo, Tommy Sorongan,
CNBC Indonesia
09 January 2021 16:17
Raja Salman disuntik vaksin COVID-19, tiga minggu setelah Kerajaan Arab Saudi memulai program inokulasi tiga fase.
Raja Arab Saudi Salman menerima dosis pertama vaksin Pfizer COVID-19 di Neom, Arab Saudi, Jumat, 8 Januari 2021. Raja Salman disuntik vaksin COVID-19, tiga minggu setelah Kerajaan Arab Saudi memulai program inokulasi tiga fase. (Saudi Press Agency via AP)
Dalam suntikan ini, Raja Arab Saudi itu menggunakan vaksin besutan Pfizer-BioNTech. (Saudi Press Agency via AP)
Dikutip Arab News, Sabtu (9/1/2021) Raja Salman menerima suntikan vaksin itu di kota Neom. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Tawfiq Al Rabiah. (AP Photo/Amr Nabil)
Sejauh ini satu juta orang telah mendaftar untuk vaksin tersebut dengan lebih dari 100.000 yang diinokulasi hingga saat ini di tiga pusat vaksin di Riyadh, Makkah dan Provinsi Timur. (AP Photo/Mary Altaffer)
Arab Saudi adalah negara Teluk kedua setelah Bahrain yang menyetujui penggunaan vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh raksasa farmasi AS Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech. (AP Photo/Amr Nabil)
Vaksinasi akan dilakukan dalam tiga tahap, kata kementerian kesehatan, dengan setiap tahap menargetkan demografi tertentu. (Saudi Press Agency via AP)