AS Temukan Varian Baru Covid-19, Lebih Gampang Menular

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 January 2021 20:30
Registered nurse Jeffrey Rousseau, with the Southeast Louisiana Veterans Health Care System, receives a shot with the first batch of Pfizer Inc.'s coronavirus vaccine administered by registered nurse Ayonna Williams in New Orleans, Monday, Dec. 14, 2020. (Max Becherer/The Advocate via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga negara bagian di Amerika Serikat (AS) saat ini telah mengidentifikasi kasus virus Corona jenis baru yang lebih menular terhadap orang-orang yang tidak memiliki riwayat perjalanan. Hal ini menjadi tanda bahwa varian tersebut sudah menyebar tanpa disadari di antara orang AS.

Pejabat kesehatan Florida mengumumkan, mereka menemukan kasus pertama Covid-19 di negara bagian itu dengan varian virus baru yang lebih menular. Gejala ini dialami oleh seorang pria yang tinggal di daerah di utara West Palm Beach, berusia 20-an tanpa riwayat bepergian, kata Departemen Kesehatan Florida dalam unggahan di akun Twitter.

Pria Florida adalah di antara segelintir orang yang didiagnosis dengan varian baru, yang dikenal sebagai B.1.1.7 yang pertama kali diidentifikasi di Inggris Raya.


California sekarang telah mengidentifikasi setidaknya empat kasus jenis baru di daerah San Diego di antara pria yang tidak memiliki riwayat perjalanan. Kasus tersebut muncul hanya beberapa hari setelah pejabat kesehatan Colorado mendeteksi beberapa kasus pertama pada orang yang tidak bepergian.

"Saya tidak terkejut Anda memiliki kasus, dan kemungkinan lebih banyak kasus di California," kata penasihat virus korona Gedung Putih Dr. Anthony Fauci kepada Gubernur Gavin Newsom, melansir CNBC International, Minggu (3/01/2021).

Pernyataan itu dia sampaikan setelah dia mengumumkan bahwa pejabat kesehatan negara bagian telah menemukan kasus pertama mereka. "Kami kemungkinan akan melihat laporan dari negara bagian lain," ujarnya.

Pejabat kesehatan AS mengatakan kedatangan varian di negara itu bukanlah kejutan, meski bisa memperburuk keadaan wabah jika dibiarkan menyebar tanpa terkendali. Varian baru bisa menjadi ancaman memperburuk keadaan jika lebih banyak orang dirawat di rumah sakit akibat penyebarannya.

"Desember adalah bulan paling mematikan dari pandemi di AS karena rumah sakit mencapai kapasitasnya dan peluncuran vaksin yang sangat diantisipasi berakhir lebih lambat dari yang diantisipasi," tulis laporan CNBC.

Negara bagian California melaporkan lebih dari 6,3 juta infeksi baru dan lebih dari 77.500 kematian selama Desember, menurut data yang dihimpun Universitas Johns Hopkins. Saat ini, lebih dari 125.000 orang saat ini dirawat di rumah sakit karena Covid-19.

Sebelumnya, kasus pertama dari varian baru telah ditemukan di negara bagian terpadat di negara itu di tengah musim liburan.

Otoritas Perhubungan AS (TSA) sebelumnya mengatakan mereka juga telah memeriksa 1,28 juta penumpang di bandara AS pada hari Minggu setelah Natal, jumlah tertinggi sejak Covid menghentikan perjalanan pada pertengahan Maret.

"Kami dapat yakin berdasarkan foto-foto yang kami lihat dari titik pemeriksaan TSA selama liburan yang jutaan orang bepergian di antara tujuan-tujuan ini," kata Carnethon. "Kami cukup yakin varian ini sekarang ada di mana-mana."


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading