Penumpang KA jarak jauh di Pulau Jawa diharuskan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen yang negatif sebagai syarat untuk naik kereta api.
Sejumlah penumpang antre layanan rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020). Penumpang KA jarak jauh di Pulau Jawa diharuskan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen yang negatif sebagai syarat untuk naik kereta api. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Â
Sebelum melakukan pemberangkatan, penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antigen negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan (H-3). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Sedangkan untuk perjalanan KA jarak jauh di Pulau Sumatera, pelanggan diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antibodi non reaktif atau tes PCR negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya 14 hari sebelum tanggal keberangkatan (H-14). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Namun, syarat tersebut tidak diwajibkan untuk pelanggan KA jarak jauh dengan usia di bawah 12 Tahun. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Penumpang yang ingin menggunakan layanan rapid test antigen di stasiun, diimbau untuk melakukannya H-1 perjalanan untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Untuk layanan layanan rapid test antigen di stasiun dikenakan biaya Rp 105.000. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Selain di stasiun, calon pelanggan juga bisa menggunakan hasil rapid tes antigen dari rumah sakit atau klinik yang terpercaya. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)