Ahok: Subsidi Barang Sering tidak Tepat Sasaran!

News - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
21 December 2020 18:05
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Founder aplikasi sosial Jangkau, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP, menilai ada kekeliruan dalam pemberian subsidi dalam wujud barang. Oleh karena itu, Ahok menyebut perlu ada perubahan terkait hal tersebut.

"Kita tahu sendiri selama ini subsidi kita dengan barang boleh dikatakan sering tidak tepat sasaran karena saya orang politik," ujarnya dalam teleconference BliBli X Jangkau pada Senin (21/12/2020).

Ahok pun mencontohkan saat mengirim barang ke Papua. Menurut Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu, subsidi akan hilang karena harga barang begitu mahal.



Untuk itu, Ahok lebih menyarankan agar penyaluran subsidi dalam bentuk barang diganti dengan transfer uang. Menurut dia, dengan teknologi di mana semua orang memiliki rekening bank, masalah itu bisa teratasi.

Ia mengatakan, yang terpenting dalam teknologi ini berkaitan data. Data ini, menurut Ahok, merupakan sesuatu yang mahal.

"Saya mengharapkan Jangkau ini menjadi sebuah dashboard data yang baik untuk seluruh pemerintah daerah dan kementerian," katanya.


Selain itu, menurut eks Gubernur DKI Jakarta, dengan teknologi, maka anggaran yang ada bisa transparan. Sehingga tidak akan ada lagi menteri atau oknum lain yang tertangkap aparat hukum karena masalah sembako.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading