Ada Patimban, Kang Emil Sebut Ada 4,3 Juta Pekerjaan Baru

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
20 December 2020 15:44
Ridwan Kamil (Tangkapan layar CNBC TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan dengan diresmikannya Pelabuhan Patimban, di Subang, Jawa Barat akan menjadi pionir pengembangan kawasan regional Metropolitan Rebana (Cirebon-Majalengka-Subang).

Kawasan ini diyakini mampu menciptakan sebanyak 4,3 juta lapangan kerja baru dalam 15 tahun ke depan.

Hal ini disampaikan Emil, di acara soft launching dan pengoperasioan perdana Pelabuhan Patimban. Peresmian tersebut juga dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.


"Patimban akan jadi cikal bakal kawasan regional Metropolitan Rebana yang terdiri dari 13 kota industri baru, di mana Patimban kita bantu jadi kota maritim Patimban untuk 1 juta penduduk," kata Kang Emil, panggilan akrabnya, Minggu (20/12/2020).

Dia menjelaskan, setidaknya butuh sekitar 30 tahun agar kawasan industri berkembang maju, seperti halnya kawasan industri Bekasi. Sebab itu, bukan tidak mungkin, Patimban akan menjadi motor baru penggerak perekenomian Jawa Barat atau sebagi super corrior Jawa di bagian utara.

"Jika Rebana berhasil akan menghasilkan 4,3 juta pekerjaan dalam 15 tahun, tambahan pertumbuhan ekonomi sebesar 4 % untuk Jawa Barat, akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata mantan Wali Kota Bandung ini.

Mengacu data Pemprov Jabar, Rebana Metropolitan merupakan wilayah utara/timur laut Provinsi Jabar yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon dengan jumlah penduduk di kawasan Rebana Metropolitan berjumlah 9,28 juta atau sekitar 18,82% dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019.

Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini, ada Pelabuhan Patimban di Subang dan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik.

Saat ini, Pelabuhan Patimban masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) yang pembangunannya baru selesai pada tahap pertama dengan kapasitas kapasitas 218 ribu kendaraan untuk terminal kendaraan dan 250 ribu TEUs (twenty fee equivalent units) untuk terminal peti kemas.

Kemudian dilanjutkan dengan pengembangan pada tahap 1 fase 2 yang ditargetkan pada tahun 2021 - 2023, dengan kapasitas optimum untuk kendaraan itu adalah 600 ribu kendaraan dan kontainer sejumlah 3,75 juta TEUs.

Adapun tahap 2 dan tahap 3 akan dilakukan pada 2024-2027 yaitu dilakukan pengembangan terminal peti kemas hingga mencapai kapasitas maksimal yaitu di atas 7 juta TEUs.

Total luas pelabuhan ini adalah 654 hektare dengan rincian 300 hektare untuk terminal peti kemas dan terminal kendaraan serta 354 hektare akan diperuntukkan back up area berisi area pergudangan, perkantoran, pengelolaan, dan area bisnis.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading