Jangan Remehkan! Kematian Akibat Covid-19 Tembus 1,6 Juta

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
12 December 2020 18:10
Infografis/Mengenal Derikium gejala baru covid-19/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Data kasus corona (Covid-19) global telah mencapai angka 71,5 juta pada, Sabtu, (12//12/2020). Sementara kasus kematiannya mencapai 1,6 juta jiwa, sebagaimana dikutip dari Worldometers.

Beberapa negara mencatatkan total kematian yang cukup tinggi misalnya Amerika Serikat (AS) mencapai 302 ribu kematian, India sebanyak 142 ribu kematian, Brazil 180 ribu kematian, dan Mexico 113 ribu kematian.

Sementara untuk total kasusnya di masing-masing negara tersebut, AS mencapai 16 juta kasus, India sebanyak 9,8 juta kasus, Brazil sebanyak 6,8 kasus, dan Mexico sebanyak 1,2 juta kasus.


Vaksin saat ini sangat dibutuhkan di tengah melonjaknya angka Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan untuk memastikan vaksin bisa tersedia di seluruh dunia maka diperlukan tindakan dan uang.

Selama dilakukan briefing mengenai Covid-19 di markas WHO di Jenewa, Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji fakta bahwa Inggris telah memvaksinasi warganya dan bahwa Kanada, Amerika Serikat, dan lainnya tidak akan ketinggalan jauh.

Dia mengatakan memiliki vaksin yang aman dan efektif untuk virus yang sama sekali tidak dikenal setahun yang lalu adalah "pencapaian ilmiah yang luar biasa," paparnya sebagaimana dikutip dari voa news, Sabtu, (12/12/2020).

Kepala WHO mencatat akan menjadi pencapaian yang lebih besar untuk memastikan semua negara memiliki akses yang sama ke vaksin tersebut. Tedros mengatakan badan PBB telah bekerja keras selama setahun terakhir untuk mengamankan komitmen politik dari para pemimpin dunia untuk akses yang sama ke vaksin.

Dia mengatakan WHO membutuhkan US$ 4,3 miliar untuk mendapatkan vaksin bagi negara-negara paling membutuhkan di dunia dan mendesak donor untuk membantu mengisi kesenjangan pendanaan.

Sementara itu, Indonesia telah kedatangan vaksin Covid-19 Minggu malam, (6/12/2020) di Bandara Soekarno-Hatta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memberikan penjelasan, vaksin ini merupakan produksi sinovac. Jumlah vaksin yang tiba ini sebanyak 1,2 juta dosis.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading