All new Honda PCX 160 resmi meluncur untuk pasar Jepang. Bukan hanya tampilan yang direvisi, sektor dapur pacu juga kini membengkak menjadi 160 cc. (Dok: Honda)
Secara tampilan, Honda PCX 160 mirip dengan Honda PCX 125 terbaru yang beberapa waktu lalu rilis di Eropa. Desain fascia dibuat lebih agresif dengan dukungan LED dan DRL. Bentuk lampu belakang pun tak kalah tajam, dengan siluet huruf 'X' saat lampu rem menyala. (Dok: Honda)
Honda PCX 160 dipersenjatai sejumlah fitur modern, seperti Idling Stop System (ISS), kontrol traksi Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang bisa mencegah selip pada roda belakang. Selain itu, sudah sistem kunci kontak Honda SMART Key yang lebih praktis dan aman dari incaran maling. (Dok: Honda)
Di bagian kaki-kaki Honda PCX 160, pakai suspensi depan model teleskopik dan suspensi belakang unit swingarm dengan sokbreker ganda. Bicara profil ban, depan pakai ukuran 110 / 70-14M / C 50P dan belakang pakai ukuran 130 / 70-13M / C 63P. (Dok: Honda)
Yamaha Nmax 160 ABS telah diluncurkan di Brasil beberapa waktu lalu. Apakah ini lawan yang tepat bagi Honda PCX 160 yang baru dirilis belum lama ini? Yuk kita intip spesifikasi Yamaha Nmax 160 ABS. (Dok: Yamaha)
Ternyata kendati mengusung embel-embel 160, mesin Yamaha Nmax di Brasil itu tetap menggendong kapasitas 155 cc, sama dengan unit Nmax Connected yang dijual di Indonesia dan beberapa negara lainnya. (Dok: Yamaha)
Mengutip dari situs Yamaha Brasil, Nmax 160 ABS dibekali mesin SOHC, 4-katup, 4-tak, berpendingin cairan, yang bisa menghasilkan tenaga puncak 15,4 dk pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 13,7 Nm di 6.500 rpm. (Dok: Yamaha)
Mengutip dari situs Yamaha Brasil, Nmax 160 ABS dibekali mesin SOHC, 4-katup, 4-tak, berpendingin cairan, yang bisa menghasilkan tenaga puncak 15,4 dk pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 13,7 Nm di 6.500 rpm. Mesin itu pun memiliki spek bore x stroke (58,0 mm x 58,7 mm) dan rasio kompresi (11.6:1), serta teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang sama dengan mesin Nmax Connected di Indonesia.(Dok: Yamaha)