Sebuah keluarga Palestina menyiapkan teh di rumah mereka di daerah kumuh di pinggiran kamp pengungsi Khan Younis, di Jalur Gaza selatan pada Rabu (25/11/2020). Blokade Israel atas Jalur Gaza yang dikuasai Hamas telah merugikan wilayah pantai tersebut. (AP Photo/Khalil Hamra)
Sebuah laporan baru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan blokade Israel di Jalur Gaza telah mengakibatkan kerugian hingga US$ 16,5 miliar, yang berisiko melumpuhkan ekonomi dan mendorong lebih dari setengah penduduk di wilayah itu berada di bawah garis kemiskinan. (AP Photo/Khalil Hamra)
Kemiskinan tersebut terjadi akibat blokade Israel yang telah menutup penyeberangan dan melarang penangkapan ikan di laut. Tindakan ini sangat bertentangan dengan hukum internasional dan kemanusiaan. (AP Photo/Khalil Hamra)
Israel memberlakukan blokade pada tahun 2007 setelah Hamas, sebuah kelompok militan Islam yang menentang keberadaan Israel. Tindakan Israel, bersama dengan pembatasan oleh negara tetangganya Mesir, telah dengan ketat mengendalikan pergerakan orang dan barang masuk dan keluar dari wilayah tersebut. (AP Photo/Khalil Hamra)
Israel mengatakan pembatasan diperlukan untuk mencegah Hamas membangun kemampuan militernya. (AP Photo/Khalil Hamra)
Kerugian ekonomi ini membantu mendorong pengangguran di Gaza dari 35% pada tahun 2006 menjadi 52% pada tahun 2018, salah satu tingkat tertinggi di dunia, kata UNCTAD. (AP Photo/Khalil Hamra)
Tingkat kemiskinan melonjak dari 39% pada 2007 menjadi 55% pada 2017. Berdasarkan tren ekonomi Gaza sebelum penutupan, laporan tersebut mengatakan tingkat kemiskinan bisa jadi hanya 15% pada 2017 jika perang dan blokade tidak terjadi. (AP Photo/Khalil Hamra)