Dear Pak Anies, Kasus Covid-19 di DKI Nanjak Terus nih!

News - Yuni Astuti, CNBC Indonesia
20 November 2020 09:04
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, buntut acara Habib Rizieq Syihab tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020). Kedatangan Anies untuk memenuhi surat panggilan Polda Meteo Jaya terkait terkait kerumunan pada kegiatan Habib Rizieq Shihab. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertambahan kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta 'meledak', hingga bertambah 7.829 kasus dalam sepekan pascalibur panjang.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI pada kasus baru harian sejak 13 November 2020 hingga 19 November 2020. Selama kurun waktu 7 hari tersebut, kasus harian di Jakarta selalu di atas 1.000 kasus.

Hal ini semakin menguatkan bahwa libur panjang membuat kenaikan kasus yang signifikan di Ibu kota. Dampak dari penularan, umumnya terjadi 10-14 hari setelah kejadian.


"Kenaikan kasus akan terlihat sekitar 10-14 hari setelah libur panjang," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito beberapa waktu lalu.

Provinsi yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan ini mencatat total konfirmasi positif sebanyak 123.003 orang dengan jumlah kasus aktif sebanyak 7.784 orang.

Kasus aktif Covid-19 di Jakarta merangkak naik sejak posisi terendah 6.663 orang pada 12 November 2020.

Data Kemenkes mencatat, kasus baru virus corona (Covid-19) secara total di Indonesia kembali meledak pada Kamis kemarin (19/11/2020) hingga menyentuh 4.798 orang. Ini merupakan pertambahan kasus baru harian terbanyak ketiga di RI sejak penyakit ini mewabah.

Kasus baru tersebut ditemukan dari 47.630 spesimen yang selesai diperiksa pada Kamis kemarin dan Rabu. Alhasil, total positif Covid-19 di Indonesia menembus 483.518 orang.

Data Covid-19 19 November 2020Foto: Data Covid-19 19 November 2020
Data Covid-19 19 November 2020

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading