Gara-gara Acara Rizieq Shihab, Anies Penuhi Panggilan Polisi

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
17 November 2020 10:25
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, buntut acara Habib Rizieq Syihab tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020). Kedatangan Anies untuk memenuhi surat panggilan Polda Meteo Jaya terkait terkait kerumunan pada kegiatan Habib Rizieq Shihab. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan pihak kepolisian terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta, akhir pekan lalu. Seperti dilaporkan detik.com, Selasa (17/11/2020), Anies tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 09.40 WIB.

"Saya menerima undangan klarifikasi tertanggal 15 November 2020 yang saya terima kemarin, 16 November sampai di kantor pukul 14.00 WIB siang mengundang saya untuk memberikan klarifikasi pada tanggal 17 (November) jam 10.00 WIB," kata Anies di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020).

"Jadi hari ini saya datang sebagai warga negara untuk memenuhi undangan dari Polda. Itu aja," imbuhnya.



Seperti diberitakan, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengonfirmasi akan memanggil sejumlah pihak yang diduga melanggar protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta, akhir pekan lalu.

Selain Anies, juga ada sosok Habib Rizieq, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, dan beberapa pihak lainnya. Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/11/2020).

"Mau kita klarifikasi. Tim dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya nanti yang akan menangani," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020), seperti dilaporkan detik.com.

"Jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi kepada anggota bimas yang bertugas protokol kesehatan kepada RT, kepada RW, kepada satpam maupun linmas dan kemudian lurah, camat dan Wali Kota Jakarta Pusat, kemudian dari KUA, dari Satgas Covid-19, Biro Hukum Pemprov DKI dan Gubernur DKI, Biro Hukum Kemkes RI," ujar dia.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading