Ferry Sandi & CNBC Indonesia/Tri Susilo, Andrean Kristianto, AP Photo,
CNBC Indonesia
05 November 2020 18:30
Di lapangan resesi memang nyata, dapat dilihat dari aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang yang sepi, pedagang banyak mengeluh di tengah aturan PSBB.
Pembeli melihat pakaian yang dijual di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Kamis (5/11/2020. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Di masa pandemi saat ini penjual mengeluhkan lesunya daya beli yang mengakibatkan penjualan menurun. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Salah satu penjual mengaku saat pandemi saat ini penghasilannya bisa menurun hingga 80% dibanding masa sebelum melanda Indonesia. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III-2020 tumbuh 5,05% secara kuartalan (qoq) tetapi masih minus 3,49% secara tahunan (yoy). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Kontraksi PDB dua kuartal berturut-turut secara tahunan membuat Indonesia resmi menyandang status resesi untuk kali pertama sejak 1999 atau 21 tahun silam. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Kalangan pengusaha sedari awal sudah meyakini Indonesia bakal memasuki jurang resesi. Pemicu utamanya adalah kebijakan penguncian atau PSBB ketat yang berlaku di DKI Jakarta pada triwulan III-2020. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan resesi sudah bisa dilihat dari perilaku masyarakat dalam beberapa bulan terakhir. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Ia bilang angka -3,49 PDB Indonesia pada kuartal III-2020 ini lebih baik dari periode sebelumnya. Pada kuartal II, output ekonomi tumbuh -5,32% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). (AP Photo/Dita Alangkara)
Ia coba menganalisis kenapa pertumbuhan PDB bisa negatif dalam dua kali berturut-turut. Menurutnya, penyebab yang paling berpengaruh adanya PSBB ketat dua kali selama pandemi berlangsung. (AP Photo/Dita Alangkara)
Pembatasan aktivitas tersebut yang membuat perputaran ekonomi tidak berjalan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)