MARKET DATA

Kasus Kematian Tinggi, Satgas Covid-19 Pelototi 22 Kota

Rahajeng Kusumo Hastuti,  CNBC Indonesia
08 October 2020 19:30
Kasus Kematian Tinggi, Satgas Covid-19 Pelototi 22 Kota
Foto: Wiku Adisasmito juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona memberi Keterangan Pers Juru Bicara terkait Update Data Covid-19 Nasiona. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia- Juru Bicara sekaligus Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan hingga saat ini kasus meninggal di Indonesia masih lebih tinggi di atas rata-rata dunia. Dia menegaskan satu kematian merupakan nyawa manusia dan bukan sekedar angka, sehingga tidak bisa ditoleransi.

"Bagaimana menekan angka kematian harus diupayakan segera dan semaksimal mungkin," kata Wiku, Kamis (08/10/2020).

Satgas Covid-19 juga memberikan peringatan terhadap 22 kabupaten kota dengan kematian lebih dari 100 orang. Daerah-daerah tersebut yakni, Surabaya, Semarang, Sidoarjo, Jakarta Pusat, Jakarta barat, Jakarta Timur, Kota Makassar, Kota Medan, Jakarta Utara, Gresik, Kota Balikpapan, Kota Palembang, Kota Malang, Kota Banjarmasin, Demak, Pasuruan, Kota Mataram, Kota Manado, Kota Samarinda, Kudus dan Kota Pekanbaru.

"Kepada Pemda di 22 kabupaten kota ini untuk menangani kasusnya masing-masing dan menginformasikan pada Satgas jika mengalami kendala atau butuh bantuan dalam menekan angka kematian," katanya.

Secara nasional angka kematian pekan ini turun 7,7% dibandingkan pekan sebelumnya. Angka presentase kematian nasional, turun terus dibandingkan awal pandemi, hingga September angka kematian ditekan hingga 3,57%. Namun Satgas memberikan peringatan terhadap lima provinsi dengan angka kematian tertinggi.

Kelima provinsi tersebut yakni Jawa Timur 7,31%, Jawa Tengah 6,08%, NTB 5,94%, Sumatera Selatan 5,63%, dan Bengkulu 5,08%.

(dob/dob) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Waspada! Virus Ini Bisa Picu Pandemi Lebih Parah dari COVID


Most Popular
Features