Beratnya Pandemi, Ini Curhatan Pengusaha Kuliner

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
06 October 2020 18:03
Outlet Sour Sally. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia- Bisnis kuliner menghadapi krisis berat di masa pandemi Covid-19. Hal ini juga dirasakan oleh Sour Sally Group yang hanya mengoperasikan sekitar 50% outlet dari total hampir 230 outlet yang dimiliki.

"Itupun dalam operasionalnya margin keuntungan tidak ada, kami buka hanya untuk membayar gaji karyawan. Di outlet kami harus tetap survive dan harus melalui semua keadaan dan masa genting kaya gini," kata Founder & CEO Sour Sally Group Donny Pramono

Sour Sally Group memiliki 124 outlet Gulu-Gulu, Sour Sally 66 Outlet, Fi:ka 36 outlet. Semula tahun ini masih ada 150 outlet yang dibuka, namun rencana tersebut terpaksa ditunda karena adanya pandemi. Apalagi kebanyakan outley Sour Sally Group berada di mall atau pusat perbelanjaan.


Dia mengharapkan pemerintah dapat mengkaji ulang kebijakan PSBB. Menurutnya setelah tujuh bulan masa pandemi Covid-19, dengan PSBB yang ada malahan tidak efektif menekan penyebaran. Dengan begitu bagi daerah yang risiko penularannya rendah bisa sedikit dilonggarkan agar ekonomi bisa berputar.

"Mungkin bisa eksplorasi cara yang lain untuk supaya bisa menekan kurva di satu sisi, tapi ekonomi tetap bisa berjalan. PSBB ini kalau saya kasih input, PSBB mungkin lebih spesifik di tempat risiko penyebaran," kata Donny.

Donny juga mengingatkan kepada kalangan pengusaha kuliner untuk tetap kreatif dan mencari ide-ide baru dalam menjalankan usahanya. Yang terpenting dalam menjalankan usaha saaat ini adalah tetap menjaga protokol kesehatan sesuai dengan anjuran yang ada. 

Perusahaan menurutnya menerapkan peraturan dan sanksi yang jelas, agar karyawan yang masih harus bekerja di kantor mematuhi protokol kesehatan terutama #pakaimasker.

"Yang pasti tetap disiplin untuk selalu menjaga kesehatan, #jagajarak, dan disiplin memakai masker jangan sampai terlewat," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading