Nurul (35), pengrajin rotan, menyelesaikan pembuatan kursi yang terbuat dari bahan rotan di workshop-nya di Grogol, Jakarta Barat. Rabu (23/9/2020). Kerajinan rotan tersebut ditawarkan kepada pembeli mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terkena pandemi Covid-19. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Salah satu bantuannya yaitu Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan ke masing-masing pengusaha mikro sebesar Rp 2,4 juta. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Hingga saat ini, Nurul pelaku pengrajin rotan belum mendapatkan Banpres yang menjadi program para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Padahal, dia mengaku sudah melakukan pendaftaran ke instansi terkait. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Mengutip dari situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (21/9/2020), apabila ingin mendapatkan bantuan ini bisa mendaftarkan diri atau mengajukan diri ke lembaga/instansi yang sudah ditentukan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Lembaga/instansi tersebut adalah dinas yang membidangi Koperasi dan UKM, Koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, perbankan dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bantuan ini masih terus akan dibuka hingga mencapai 12 juta pengusaha mikro atau penyerapannya sudah mencapai 100 persen. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)