Luhut: Penanganan Covid-19 Nasional Makin Rapi, Makin Baik

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
16 September 2020 15:02
Infografis, Masih Banyak Orang ke DKI, Kok Bisa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal penanganan Covid-19 saat ini.

Hal itu disampaikan Luhut saat menghadiri peluncuran program aktivasi Bangga Buatan Indonesia secara virtual, Rabu (16/9/2020).

"Penanganan Covid-19 secara nasional sekarang makin rapi, makin baik. Memang awal-awal Maret, April, Mei , kita banyak menghadapi hambatan. Tapi sekarang tapi sekarang makin tertib penanganannya," ujarnya.

Menurut Luhut, peperangan melawan pandemi Covid-19 perlu menunggu obat dan vaksin. Khusus untuk vaksin, Ia menyebut vaksin pertama akan masuk di Indonesia pada awal Desember 2020.

"Semoga bisa lebih cepat. Kalau schedule berjalan baik 30 juta sampai 40 juta vaksin tahun ini, maka critical time kita dua bln ke depan dan setelah kuartal pertama tahun depan keadaan jadi lebih baik," katanya.

Seperti diketahui, Luhut telah memberikan instruksi khusus kepada dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo. Luhut diminta untuk memantau ketat penanganan Covid-19 di 9 provinsi yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan.

"Presiden Jokowi telah menugaskan kepada Menko Marves dan Kepala BNPB untuk dapat bekerja sama dengan kementerian kesehatan untuk menangani kasus Covid-19 di provinsi ini," kata Juru Bicara sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.



Adapun daerah-daerah yang dimaksud antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali.

Lantas, apa alasan Jokowi mengutus nama-nama tersebut?

"Presiden ingin menugaskan sosok yang menurut beliau mampu melakukan atau mampu mengeksekusi arahan beliau," ujar Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian, Rabu (16/9/2020)

"Jadi saya kira kepercayaan terhadap Pak Luhut ini diberikan sesuai dengan kapasitas masing-masing sesuai dengan resources yang mereka miliki, untuk bisa segera menurunkan kasus Covid-19," lanjutnya.

Luhut, kata dia, akan ditugaskan untuk menekan kasus positif di sembilan daerah tersebut melalui operasi yustisi dan manajemen perawatan. Menurut Donny, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari keputusan Jokowi menunjuk Luhut.

"Jadi tidak perlu dipermasalahkan. Prerogatif presiden. Presiden percaya kepada beliau selama ini mampu mengeksekusi apapun yang diminta oleh presiden," katanya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading