Suku asli Brasil, Tembe, berhasil lalui enam bulan tanpa satu kasus infeksi corona. Berkat pencapaian itu, mereka hendak menggelar festival. AP/Eraldo Peres
Virus corona telah menginfeksi ke puluhan kelompok adat sekitar. Berdasarkan data otoritas adat setempat, Covid-19 menginfeksi 31.306 masyarakat adat dan 793 meninggal. AP/Eraldo Peres
Penduduk asli tertular setelah mereka datang ke kota-kota terdekat untuk berdagang, membeli bahan pokok dan mengumpulkan pembayaran kesejahteraan darurat dari pemerintah. AP/Eraldo Peres
Sementara suku Tembe mengisolasi diri dengan menutup gerbang pemukiman suku itu dengan dunia luar. Mereka keluar hanya jika dalam kondisi darurat. AP/Eraldo Peres
Sekarang, jumlah kasus COVID-19 harian dan kematian di Para akhirnya menurun. Suku Tembe pun mulai percaya bahwa mereka bisa selamat dari pandemi. AP/Eraldo Peres
Suku Tembe adalah cabang barat dari etnis Tenetehara yang berlokasi di wilayah Adat Alto Rio Guama di tepi barat negara bagian Para. AP/Eraldo Peres
"Kami tidak pergi ke kota, kami tidak pergi ke desa lain. Kami tetap di karantina. Kami berhasil (menghalau corona) dan akan berhasil lagi," kata Sérgio Muxi Tembé, pemimpin desa Tekohow. AP/Eraldo Peres