Diadang PDIP, PSBB Total Anies Didukung Gerindra

News - dob, CNBC Indonesia
12 September 2020 18:05
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. saat peresmian staisun terpadu Tanah Abang, Rabu (17/6/2020) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia- Meski mendapatkan penolakan dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, namun kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total Anies Baswedan justru mendapatkan dukungan dari Fraksi Gerindra.

"Saya merasa perlu untuk memberikan tanggapan balik atas berbagai kritik yang disampaikan sejumlah menteri yang menganggap seolah-olah kebijakan PSBB yang diputuskan oleh Gubernur DKI itu melenceng atau bertentangan dengan pemerintah pusat," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Mohammad Taufik dalam keterangannya seperti dikutip dari detikcom Sabtu (12/9/2020).

Taufik mengatakan kritik itu tidak tepat, lantaran keputusan Anies Baswedan sudah sesuai dengan arahan Jokowi yang disampaikan pada saat sidang kabinet paripurna, Senin (7/9) yang lalu. Menurutnya, saat itu Jokowi mengarahkan agar seluruh pihak mengutamakan kesehatan dari pada ekonomi.


"Saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara (Senin, 7 September 2020), Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kunci dari ekonomi kita agar menjadi baik adalah kesehatan yang baik. Artinya, lanjut Presiden, fokus penanganan COVID-19 adalah masalah kesehatan. Kesehatan harus dinomorsatukan," ucap Taufik.

Taufik menilai aneh jika para Menteri justru mengkritik apa yang diinstruksikan Presiden Jokowi. Karena menurutnya, kebijakan Anies memberlakukan PSBB total justru upaya menyelamatkan warga DKI Jakarta.

"Kebijakan Anies Baswedan memberlakukan PSBB 'total' dengan mengistilahkan 'mencabut rem darurat' merupakan upaya menyelamatkan warga Jakarta dari makin merajalelanya COVID-19. Jumlah warga yang positif Covid-19 terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir," ujar Taufik.

"Saya menilai aneh jika sejumlah menteri yang merupakan anak buah Pak Jokowi mengkritik sebuah kebijakan yang sejalan dengan instruksi Presiden. Sangat tidak elok jika menteri mengambil sikap yang berseberangan dengan Presiden dalam prinsip penanganan COVID-19. Mestinya para menteri tersebut mendukung kebijakan yang diambil Gubernur DKI Jakarta. Apalagi Jakarta merupakan barometer nasional. Janganlah bersikap tidak adil karena Anies Baswedan yang bicara/mengambil keputusan," lanjut dia.

Sebelumnya Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menuding ada motif politik dalam kebijakan Anies dan menyebut PSBB total akan jadi pukulan keras bagi masyarakat kecil yang sudah terpuruk sejak pandemi corona muncul di Indonesia.

"Hentikan dan batalkan rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total/ketat oleh Gubernur Anies Baswedan di DKI Jakarta," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading