Bumi Vs Langit: Cadev RI US$ 137 Miliar, China US$ 3 Triliun

News - Suhendra, CNBC Indonesia
07 September 2020 16:36
Ilustrasi Yuan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Angka cadangan devisa Indonesia dengan China bagaikan bumi dan langit bedanya. Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa per akhir Agustus 2020 US$ 137 miliar, sementara China jumlahnya US$ 3,165 triliun.

Berdasarkan data yang dikutip dari Reuters, Senin (7/9/2020), cadangan devisa China naik US$ 10,2 miliar sepanjang Agustus 2020. China merupakan negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia.

Kenaikan cadangan devisa ini didorong oleh naiknya aliran dana asing ke pasar saham dan obligasi di China. Investor melihat bakal ada pembalikan ekonomi ke arah positif di negeri bambu ini, pasca serangan pandemi virus corona (Covid-19) yang berangsur pulih di negara tersebut.

China disebut terus menerapkan 'capital control' yang ketat untuk menjaga arus dana keluar tiba-tiba dari negaranya. Perang dagang yang terjadi antara China dengan Amerika Serikat (AS) memang melemahkan pertumbuhan ekonomi China, namun investor melihat ekonomi negara ini masih menjanjikan.



Sepanjang Agustus 2020, nilai tukar mata uang yuan China menguat 1,8% terhadap dolar AS. Penguatan terus terjadi memasuki September ini.

Dalam komponen cadangan devisa ini, China tercatat memiliki 62,64 juta troy ounces emas hingga akhir Agustus 2020. Nilai emas ini turun menjadi US$ 122,62 miliar dari US$ 123,09 miliar di akhir Juli 2020.



[Gambas:Video CNBC]

(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading