(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto),
CNBC Indonesia
24 August 2020 16:58
Petugas Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dan Puslabfor Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta, Senin (24/8/2020). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Tim gabungan Polri memeriksa konstruksi gedung utama Kejagung yang terbakar sebelum memulai proses olah TKP. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pemeriksaan gedung dimaksudkan untuk memastikan proses olah TKP berjalan aman. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pantauan CNBC Indonesia di lapangan, tim Puslabfor Mabes Polri menyiapkan alat-alat untuk olah TKP di Posko Kebakaran Kejagung (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Gambar dari drone yang diterbangkan untuk melihat sisa-sisa kebakaran gedung utama Kejagung. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Sebelumnya, gedung Kejagung terbakar pada Sabtu (22/8/2020). Api pertama kali terlihat dari lantai enam sekitar pukul 19.10 WIB. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Kemudian api merambat ke lantai tiga yang merupakan tempat pembinaan kepegawaian. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Kedua lantai ini berdekatan dengan lantai tiga dan empat yang masing-masing berfungsi sebagai ruang intelijen. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Kebakaran tersebut berlangsung selama hampir 11 jam dan baru berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan area gedung pada Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 06.28 WIB. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)