Jokowi Siapkan Rp 50 T Buat Vaksin Covid-19

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
12 August 2020 19:05
In this handout photo taken on Thursday, Aug. 6, 2020, and provided by Russian Direct Investment Fund, an employee shows a new vaccine at the Nikolai Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology in Moscow, Russia. Russia on Tuesday, Aug. 11 became the first country to approve a coronavirus vaccine for use in tens of thousands of its citizens despite international skepticism about injections that have not completed clinical trials and were studied in only dozens of people for less than two months. (Alexander Zemlianichenko Jr/ Russian Direct Investment Fund via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengklaim pemerintah terus mengupayakan agar vaksin covid-19 bisa digunakan dalam waktu cepat. Sejumlah anggaran dalam pengembangannya pun sudah disiapkan.

"Pemerintah beri pendanaan sebesar Rp 5 triliun tahun ini dan tahun depan mungkin disiapkan Rp 40-50 triliun," kata Airlangga dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional Apindo 2020, Rabu (12/8).

Dana tersebut digunakan untuk sejumlah pengembangan. Hingga kini, ada sejumlah kerjasama yang terjalin, misalnya PT. Bio Farma (Holding BUMN Farmasi) dengan Sinovac Biotech Ltd (China). Ditargetkan mulai produksi pada Oktober sebanyak 10 juta dosis per bulan dan hingga akhir tahun sebesarĀ 40 juta dosis.


Kemudian PT Kalbe Farma dengan Genexine Consortium Korea Selatan yang ditargetkan memiliki kapasitas sebesar 50 juta dosis/tahun. Serta PT Bio Farma dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI).

"Dengan CEPI terkait Melinda Gates Foundation akan dilaksanakan," sebut Airlangga.

Terakhir yakni antara PT. BCHT Bioteknologi Indonesia dengan China Sinopharm International Corporation. "Sehingga di bulan Januari sudah ada vaksin yang dilaksanakan pada masyarakat," sebutnya.

Soal pengembangan vaksin oleh Biofarma, mendapat dukungan penuh oleh Presiden Jokowi. Ia sempat meninjau langsung pengembangan vaksin di Bandung.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading