Ini Amonium Nitrat, Biang Kerok Ledakan Dahsyat di Lebanon

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
05 August 2020 13:17
Ledakan di Beirut, Libanon. (AP/Hassan Ammar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah ledakan besar terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) sore waktu setempat. Ledakan itu terjadi di gudang pelabuhan dekat Beirut tengah dan menewaskan 78 orang dan melukai 4.000 orang lainnya.

Ledakan bersumber dari bahan peledak berupa 2.750 amonium nitrat yang disita bertahun-tahun lalu dan disimpan di gudang pelabuhan kota.

Apa itu amonium nitrat sampai-sampai bisa menghasilkan ledakan yang begitu besar?

Pengajar Teknik Kimia di Universitas Melbourne Gabriel da Silva mengatakan, perlu kondisi ekstrem untuk memicu ledakan amonium nitrat, misalnya terkontaminasi dengan bahan kimia lain seperti minyak. Efek dari ledakan ini adalah bahan kimia di udara terurai dengan cepat, kemudian polutan yang tersisa dapat menyebabkan masalah di kemudian hari, misalnya hujan asam.

"Jika Anda melihat asap yang berasal dari ledakan itu adalah warna merah darah semacam ini itu karena polutan udara nitrogen oksida di dalamnya," kata da Silva dilansir dari The Guardian, Rabu (05/08/2020).

Dikutip dari detik.com, amonium nitrat memiliki rumus kimia NH4-NO3 atau kerap disederhanakan menjadi N2H4O3. Senyawa kimia itu adalah padatan kristal putih dan sangat larut dalam air berdasarkan penjabaran dari Live Science.

Amonium nitrat kerap digunakan untuk meningkatkan kandungan nitrogen pada pupuk yang digunakan di sektor pertanian. Sebab, senyawa ini relatif stabil dalam sebagian besar kondisi dan murah untuk diproduksi. Hal itu membuatnya menjadi bahan kimia alternatif populer ketimbang sumber nitrogen lain yang harganya mahal.



Seperti yang diungkapkan da Silva, amonium nitrat bisa berbahaya dan mematikan jika terkontaminasi dengan bahan lainnya seperti api atau sumber penyulut lain sehingga bisa menimbulkan ledakan besar. Daya ledak terjadi ketika amonium nitrat padat terurai dengan sangat cepat menjadi dua gas, nitrogen oksida dan uap air.

Amonium nitrat sendiri merupakan senyawa kimia yang kerap komponen campuran peledak yang digunakan dalam konstruksi pertambangan, penggalian, dan konstruksi sipil.

Di Indonesia, amonium nitrat merupakan bahan kimia yang pemasukannya diatur dengan ketentuan larangan atau pembatasan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 230/MPP/KEP/7/1997.

Dengan 2.700 ton amonium nitrat yang menjadi penyebab ledakan di Lebanon, jauh lebih besar dibandingkan ledakan di Texas, Amerika Serikat pada 1947 yang disebabkan 2.300 ton amonium nitrat dan menewaskan hampir 500 orang. Tidak hanya itu, ledakan di Texas menyebabkan gelombang pasang 4,5 meter.

Adapun pemicunya saat itu hanyalah rokok yang dinyalakan oleh buruh pelabuhan. Padahal kala itu pemerintah AS telah mengeluarkan aturan melarang merokok saat proses bongkar muat. Akan tetapi, buruh pelabuhan malah kerap merokok selama bertugas yang tak disangka-sangka berujung pada ledakan dahsyat tersebut.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

#PrayForLebanon: Ekonomi Menderita, Ada Ledakan Pula...


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading