Penanganan Covid-19

Satgas: Jatim Puncaki 'Klasemen' Kasus Positif & Kematian

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
04 August 2020 14:38
Kasus Corona di Jatim Meningkat, Ini Penjelasan Gubernur Khofifah (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per 3 Agustus 2020, Jawa Timur masih memuncaki kasus konfirmasi positif Covid-19 dan tingkat kematian akibat penyakit tersebut.

Untuk kasus positif Covid-19 kumulatif di Jatim sebanyak 22.234 kasus . Disusul kemudian DKI Jakarta 21.767, Jawa Tengah 9.659, Sulawesi Selatan 9.552, dan Jawa Barat 6.584.

Kemudian untuk tingkat kematian akibat Covid-19 di Jatim mencapai 1.719. Disusul DKI Jakarta 840, Jateng 637, Sulsel 321, dan Kalimantan Selatan 295.

"Jatim menduduki peringkat pertama jumlah kasus positif juga kematian," ujar Wiku dalam keterangan pers dari Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/8/2020).



Ia kembali menekankan, apabila kasus ditangani dengan lebih baik, maka tingkat kematian bisa ditekan. Apalagi bagi pasien yang berusia lanjut.

"Jangan terlambat menangani kasus Covid-19," kata Wiku.

Lebih lanjut, dia mengatakan, tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia per 3 Agustus 2020 mencapai 4,68%. Wiku bilang ini bukan kabar yang menggembirakan karena nilainya di atas tingkat kematian global 3,79%.

"Namun tentu dengan disiplin dan semangat masyarakat, melindungi kelompok rentan, dan lain-lain, dapat dilihat angka kematian secara nasional Maret, April, Mei, Juni, Juli cenderung menurun. Kita harus bekerja keras agar tingkat kematian turun sehingga bisa lebih rendah dari angka kematian global," ujarnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading