Ngeri, Kasus Positif Covid-19 DKI Tambah 2.312 Orang Sepekan!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 August 2020 08:40
Petugas damkar menyemprot disinfektan di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis 30/7. Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup selama lima hari mulai Rabu 29 Juli sampai Minggu 2 Agustus 2020. Lantaran, satu anggota DPRD DKI Jakarta dan satu PNS dinyatakan terpapar virus Corona atau Covid-19. Kantor menjadi salah satu penularan Corona dengan tingkat risiko tinggi. Maka dari itu area perkantoran disarankan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebab, kualitas udara yang tidak baik disebut menjadi salah satu faktor penularan Corona rentan terjadi di kantor. Ada 68 klaster Corona yang dilaporkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta ditemukan di perkantoran. Dari 68 klaster tersebut, total 440 pekerja dinyatakan positif virus Corona COVID-19 dan diisolasi. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Petugas damkar menyemprot disinfektan di Gedung DPRD DKI

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat untuk memperkecil potensi penularan virus corona (Covid-19).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani memaparkan, pemerintah telah melakukan tes PCR sebanyak 6.264 spesimen, berdasarkan data Dinas Kesehatan.

"5.344 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 432 positif dan 4.912 negatif. Untuk jumlah orang dites sepekan terakhir sebanyak 43.500. Sedangkan, untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 37.663," terangnya kemarin, Jumat (31/8/2020).

Fify menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

"Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4X lipat standar WHO," imbuhnya.

Catatan Pemprov DKI, penambahan kasus positif pada 31 Juli 2020 mencapai 432 kasus. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 7.157 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 21.201 kasus, Dari jumlah tersebut, 13.208 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 836 orang meninggal dunia.

Berikut data perkembangan sepekan terakhir kasus positif di DKI Jakarta :

31 Juli 2020 : 432 Kasus
30 Juli 2020 : 299 Kasus
29 Juli 2020 : 584 Kasus
28 Juli 2020 : 412 Kasus
27 Juli 2020 : 585 Kasus



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading