Jokowi Sebut Percuma Punya Anggaran Tapi Lambat Dibelanjakan!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
20 July 2020 15:56
Presiden Joko Widodo & Wapres Ma'ruf Amin memimpin Rapat Terbatas

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan percepatan belanja negara memegang peranan penting di tengah menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi yang melanda di sejumlah negara, tak terkecuali di Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam penyampaian laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat (LHP LKPP) 2019 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2020).

"Kecepatan itu sangat penting, apalagi di era krisis kesehatan dan krisis ekonomi sekarang ini. Percuma kita memiliki anggaran tetapi anggaran tersebut tidak bisa secara cepat dibelanjakan untuk rakyat. Padahal rakyat menunggu," kata Jokowi.



Jokowi menegaskan masyarakat saat ini membutuhkan bantuan di tengah krisis yang ada. Bantuan pemerintah, ditegaskan eks Gubernur DKI Jakarta itu, menjadi yang paling ditunggu saat ini.

"Rakyat membutuhkan pada saat perekonomian juga sangat membutuhkan. Sekali lagi, diperlukan langkah yang cepat, tepat, efisien, dan tentu saja tanpa melupakan akuntabiitas," ujarnya.

Jokowi menegaskan bahwa tahun ini pemerintah harus mengeluarkan langkah extra ordinary dalam menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Salah satunya, dengan gelontoran stimulus.

"Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 695,2 triliun untuk percepatan penanganan Covid-19 untuk pemulihan ekonomi nasional. Ini jumlah yang sangat besar sekali Rp 695,2 triliun," kata Jokowi.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading