Petugas kesehatan menunjukkan alat rapid diagnostic test Covid-19 RI-GHA COVID-19 di ruang Heritage, Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Alat rapid test made in Indonesia segera bisa digunakan. Produk bernama RI-GHA Covid-19 itu rencananya diproduksi massal mulai bulan ini sebanyak 200 Ribu. Selain murah, memiliki kelebihan deteksi cepat, mudah digunakan, dan sensitivitas tinggi. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Alat rapid diagnostic test itu kali pertama diperkenalkan Presiden Joko Widodo pada 20 Mei lalu. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Produk anak negeri yang melibatkan para peneliti dari UGM, Laboratorium Hepatika Mataram, dan Universitas Airlangga. Laboratorium Hepatika yang berada di Kota Mataram dipimpin peneliti Prof dr Mulyanto. Penamaan RI-GHA merupakan akronim dari Republik Indonesia-Gadjah Mada-Hepatika Mataram-Airlangga. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Alat tersebut merupakan proyek nasional di bawah Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Mereka menggalakkan para peneliti di Indonesia untuk membuat alat-alat kesehatan untuk penanganan Covid-19. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Laboratorium Hepatika Mataram dilibatkan karena memiliki pengalaman panjang dalam membuat alat serupa untuk pengujian sejumlah penyakit. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)