Pengadaan jet tempur menjadi salah satu usulan Prabowo dari total anggaran Rp 129,3 triliun di 2021.
Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto mengajukan anggaran sebesar Rp 129,3 triliun di tahun anggaran 2021. Berdasarkan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2021 yang bertajuk Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi, seperti dikutip CNBC Indonesia, Minggu (1/7/2020), anggaran ini untuk mencapai target pembangunan di bidang pertahanan. (Dokumentasi Instagram @prabowo)
Dalam dokumen ini, disebutkan beberapa sasaran output strategis Kemenhan pada 2021, termasuk dukungan pengadaan/penggantian pesawat udara dan lainnya sebanyak 4 unit. (Dokumentasi Dassault Aviation)
Yang menjadi pertanyaan, apakah dukungan pengadaan atau penggantian pesawat udara dan lainnya sebanyak 4 unit berkaitan dengan rencana pembelian unit Sukhoi Su-35 ? Dassault Rafale dari Prancis? atau jangan-jangan F-16 dari AS. (AP Photo/Francois Mori)
Sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi membantah pertemuan Prabowo dan Formin di Moskow, beberapa waktu lalu, membahas secara detail rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 senilai US$ 1,14 miliar. (Dokumentasi Twitter Kemenhan RI)
Namun, patut digaris bawahi ini merupakan kunjungan kedua Prabowo ke Rusia dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. (Ist)
Baru-baru ini, Rosoboronexport, perusahaan yang menangani jual beli alutsista Rusia, meyakinkan mampu memenuhi kebutuhan Indonesia akan pesawat tempur multiguna tersebut. Tak hanya itu, Rosoboronexport bahkan menjanjikan siap memenuhi apapun permintaan Indonesia terkait Sukhoi Su-35. (Ist)