Misteri Pangeran Arab Meninggal Dunia & Fakta di Baliknya

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
04 July 2020 07:35
Flags of Saudi Arabia and China are hung in front of Tiananmen Gate before Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman's visit to Beijing, China February 21, 2019. REUTERS/Jason Lee

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pangeran dari Kerajaan Arab Saudi diberitakan telah meninggal dunia dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Penyebab meninggal kedua pangeran ini masih menjadi spekulasi, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini tak dapat dihindarkan oleh seluruh negara di dunia.

Dua pangeran yang telah berpulang ini adalah Pangeran Bandar bin Saad bin Mohammad bin Abdulaziz dan Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud.


Dalam pernyataan resmi kerajaan yang disampaikan oleh Saudi Press Agency, kedua pangeran ini akan dimakamkan di Riyadh. Namun keterangan tersebut tak menjelaskan penyebab kematiannya.


Banyak spekulasi bermunculan, terutama setelah negara ini melaporkan jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai 1.200 kasus infeksi seperti yang dikonfirmasi oleh Dr Nezar Bahabri.

Tingginya kasus Covid-19 di negara ini juga menyerang sejumlah anggota kerjaan bahkan disebut memiliki gejala berat dan menggunakan ventilator.

Menurut laporan dari The New York Times, setidaknya saat ini ada 150 orang bangsawan yang telah tertular virus ini. Hal ini diungkapkan dari memo internal Rumah Sakit Spesialis King Faisal yang menyebar dan isinya tertulis 'siaga tinggi' dan disampaikan kepada staf rumah sakit.


"Arahan harus siap untuk V.I.P. dari seluruh negara," tulis email yang dikirimkan April lalu.

"Kita tidak tahu berapa banyak kasus yang akan kita dapatkan tetapi waspada ... semua pasien kronis harus dipindahkan secepatnya ... kasus mendesak 'utama' yang akan diterima," lanjut email tersebut.

Jika telah ada pemberitahuan tersebut artinya anggota kerajaan akan dirawat di rumah sakit tersebut sedangkan pasien lainnya harus dirawat di rumah sakit lain sebab kapasitas ruangan akan dimaksimalkan untuk para bangsawan ini.

Ketika dimintai konfirmasi, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel memberikan pernyataan. Ia mengatakan, penyebab kematian Pangeran Bandar bukan karena terpapar virus corona baru penyebab Covid-19.

"Sakit biasa," katanya singkat saat dihubungi melalui pesan singkat oleh CNBC Indonesia. Namun demikian, dia menyebutkan tidak ada info detail lebih lanjut mengenai penyakit yang diderita Pangeran Bandar.

Namun Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud, ia mengatakan tidak mengetahui penyebabnya.

"Info dari Diwan Malaki [royal court] hanya menyampaikan wafatnya saja... Tidak ada penjelasan sakit apa," tutupnya.


Adapun Raja Salman yang kini berusia 84 tahun, sudah mengasingkan diri ke istana di pulau dekat Jeddah. Sedangkan Putra Mahkota Mohammad bin Salman berada di resor terpencil dekat Neom, di Barat Laut Saudi.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading