Realisasi Investasi BKPM Bagai 'Pungguk Merindukan Bulan'

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
03 July 2020 17:56
Rapat Koordinasi Investasi 2020 (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mulai berani mengungkapkan realisasi investasi selama tahun 2020 ini. Awalnya, target realisasi investasi tahun 2020 mencapai Rp 886 triliun. Namun, nampaknya angka tersebut sulit tercapai mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Ikmal Lukman mengungkapkan sudah membuat proyeksi penurunannya realisasinya. Namun, itu tergantung dengan kapan masa pandemi bisa mulai menurun, bahkan berakhir.

"Secara normal Rp. 886 triliun dalam kondisi normal. Cuma sekarang kondisi ngga normal. Ada skenario paling berkurang, apabila pandemi berakhir Desember atau setelahnya maka mungkin kita akan revisi target tersebut dari Rp. 886 triliun jadi 817 trilun (turun 69 triliun). Tapi kalau September kita sekitar 842 triliun," sebut kata Ikmal dalam dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 03/07/2020).

Namun besaran angkanya tetap tergantung pada situasinya. Dia menyebut terus memantau perkembangan sehingga bisa memprediksi berapa paling pas target investasi di tahun ini.

Namun, mengenai realisasi anggaran pada semester pertama 2020, Ikmal belum mau menyebutkan secara rinci. Sebagai gambaran, realisasi investasi pada kuartal pertama tahun ini mencapai 210.7 triliun.

Dibanding kuartal I-2019 atau year on year (yoy) senilai Rp 193,9 triliun, jelas angkanya tumbuh 8%. Bahkan dibandingkan kuartal IV-2019 tumbuh 1,2%.

Namun situasi saat ini tentu berbeda, karena selama kuartal kedua tahun ini, Indonesia sedang dilanda Covid-19.

"Kita masih dalam proses perhitungan. Akan diumumkan Pak Kepala (BKPM - Bahlil Lahadalia) tanggal 20 an atau mungkin bisa lebih cepat Juli ini. Memang ini yang kami proses. Kami terus terang belum bisa umumkan angka-angkanya. Sekarang masa pandemik. Kita berharap berakhir Juni tapi ternyata belum," sebut Ikmal.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading