Jokowi: Kalau ada Niat Buruk Korupsi, Silakan Digigit!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 July 2020 09:28
Presiden RI Jokowi (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko WIdodo (Jokowi) menegaskan tidak akan memberikan ruang sedikitpun bagi siapapun yang menyalahgunakan dana pengendalian Covid-19 yang telah digelontorkan pemerintah.

Berbicara dalam peringatan HUT ke-74 Hari Bhayangkara, Jokowi menginstruksikan kepada aparat hukum agar tidak pandang bulu apabila menemukan pihak yang memiliki niat buruk menggunakan uang negara.

"Aspek pencegahan harus lebih dikedepankan. Jangan menunggu sampai ada masalah. Kalau ada potensi masalah segera ingatkan, tapi kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi, ada mens rea (niat jahat)-nya, ya harus ditindak. Silakan digigit," kata Jokowi di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (1/7/2020).



Eks Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan dalam situasi krisis seperti ini saat ini tidak boleh ada siapapun yang bermain-main. Jokowi menegaskan tidak akan pandang bulu terkait hal ini pada siapapun.

"Dalam situasi krisis seperti ini, tidak boleh ada satupun yang main-main," ujarnya.

Eks Wali Kota Solo itu memerintahkan kepada seluruh aparat hukum, baik itu kepolisian, kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maupun lembaga pengawas internal pemerintah memperkuat sinergi.

"Tolong pelaksanaan penanganan program Covid-19 ini dibantu percepatannya, diawasi penggunan anggarannya. Alokasi dananya cukup besar yaitu Rp 695,2 triliun dan bahkan bisa lebih besar lagi jika diperlukan," kata Jokowi.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading