Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengizinkan pusat belanja atau mal kembali dibuka di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.
Pengunjung melakukan scan QR Code saat akan memasuki Pondok Indah Mall, Jakarta, Senin (15/6/2020). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengizinkan pusat belanja atau mal kembali dibuka di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Sebelum memasuki mal, para pengunjung diminta untuk mengisi data pada barcode yang telah disediakan. Kemudian, suhu tubuh mereka diukur dengan thermo gun. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Semlah tenant-pun mulai didatangi oleh pengunjung setelah sebelumnya tutup akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta. . (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Dihari pertama buka, pengunjung mal masih sepi. Pengunjung yang datang umumnya memang memiliki tujuan belanja, tak sekadar datang tanpa tujuan atau nongkrong saja (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Selain masalah kebijakan pembatasan pengunjung hanya 50%, hari kerja juga bisa mempengaruhi kunjungan. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Sama seperti di Pondok Indah, Senayan City juga menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjungnya. Pengunjung yang datang mengisi data pada barcode yang telah disediakan (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Pengecekan suhu juga dilakukan sebagai lankah untuk menekan penyebaran virus corona di tempat umum. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Pengunjung yang datang masih terlihat sepi, hanya terlihat beberaa orang lalu-lalang.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Mal terlihat sudah menerapkan beberapa perangkat touchless yang membuat pengunjung tidak harus bersentuhan.(CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Mal terlihat sudah menerapkan beberapa perangkat touchless yang membuat pengunjung tidak harus bersentuhan.(CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Pengunjung mal juga terlihat sepi di Kota Kasablanka. Mereka yang datang sengaja berniat datang ke pusat perbelanjaan karena memang ada yang ingin dicari.
Mal-Mal di Jakarta yang dibuka pada hari pertama mencapai 80 mal.