Penjara itu mulai rusuh sejak Kamis malam, setelah diketahui ada beberapa orang terinfeksi virus corona.
Narapidana memprotes dari atap penjara Villa Devoto saat mereka menuntut dibebaskan karena takut akan infeksi oleh virus corona di dalam penjara di Buenos Aires, Argentina, Jumat, (24/4/2020). Para narapidana tersebut membakar kasur dan melakukan protes di atap penjara. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
"Kami menolak mati di penjara," tulis sebuah spanduk yang tergantung di samping penjara. Spanduk lainnya berbunyi: "COVID-19 ada di Devoto. Hakim genosida, diam bukan bahasa saya,". (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Penjara itu mulai rusuh sejak Kamis malam, setelah diketahui ada beberapa orang terinfeksi virus corona. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Mereka menuntut pembebasan narapidana dengan risiko lebih besar tertular virus corona. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Para tahanan membakar kasur dan mengambil alih dua lantai penjara. Sejumlah besar narapidana terlibat dalam kerusuhan tersebut. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Seorang sakis mendengar suara seperti suara tembakan dan melihat helikopter polisi terbang di atas penjara, yang menurut Badan Penahanan Federal dapat menampung 1.683 tahanan. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Tidak ada informasi resmi yang menyampaikan ada atau tidaknya korban luka dan kematian. Argentina, mulai memberlakukan penguncian nasional yang ketat sejak pertengahan Maret. (AP Photo/Natacha Pisarenko)