Hasil Sidang Isbat 2020 Diumumkan Hari Ini

News - M Iqbal, CNBC Indonesia
23 April 2020 10:15
Buka Puasa di Berbagai Negara (Palestinians gather to get soup offered for free during the Muslim fasting month of Ramadan, in Gaza City May 9, 2019. REUTERS/Mohammed Salem)
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1441 H setelah ibadah Salat Maghrib pada Kamis (23/4/2020). Sidang Isbat akan digelar dengan skema berbeda sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan sidang Isbat nantinya akan memanfaatkan sarana sambungan jarak jauh atau teleconference.

"Seiring kebijakan physical distancing dan sesuai protokol kesehatan, kita menghindari ada kerumunan. Sidang isbat akan memanfaatkan teknologi teleconference sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama," kata Kamaruddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2020).


Kamaruddin menjelaskan Sidang Isbat akan dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, diawali dengan paparan posisi hilal awal Ramadan 1441 H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama. Paparan ini akan disiarkan secara live streaming melalui website dan medsos Kemenag.

Diketahui, Kemenag sendiri sudah menetapkan pos pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang tersebar di 82 titik pemantauan di 34 Provinsi di Indonesia.

"Akan dibuka dialog. Masyarakat dan media bisa mengikuti melalui room meeting online yang nanti akan dibagikan. Tentu kuotanya juga terbatas," ujar Kamaruddin.

Tahap kedua, lanjut dia, sidang Isbat digelar secara tertutup. Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, serta Menag Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, dan Kamaruddin sendiri selaku Dirjen Bimas Islam, Kemenag.

Sidang itu diawali dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia. Para tokoh ormas yang diundang bisa mengikuti dan berdialog dalam proses sidang ini melalui teleconference.

"Setelah mendengar laporan dan masukan dari ormas, Menag akan menetapkan awal Ramadan 1441 H," kata Kamaruddin.

Lantas tahap terakhir, hasil sidang isbat akan diumumkan secara terbuka oleh Fachrul Razi melalui telekonferensi. Sehingga, media tidak perlu hadir di kantor Kemenag dan menggunakan sambungan jarak jauh.

"Publik bisa mengikutinya melalui live streaming, website dan medsos Kemenag," kata dia





(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading