Internasional

Corona Global: 2,6 Juta Orang Terinfeksi Tapi 716 Ribu Sembuh

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
23 April 2020 06:54
Nurse Cristina Settembrese fixes two masks to her face during her work shift in the COVID-19 ward at the San Paolo hospital in Milan, Italy, April 10, 2020. Settembrese spends her days caring for COVID-19 patients in a hospital ward, and when she goes home, her personal isolation begins by her own choice. (AP Photo/Luca Bruno)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah kasus virus corona (COVID-19) global mencapai 2.632.930 kasus pada Kamis (23/4/2020) pukul 06:15 WIB. Di mana total kematian mencapai 183.879 kasus dan sembuh sebanyak 716.877 kasus, menurut data Worldometers.

Dari data juga diketahui bahwa jumlah kasus aktif atau pasien yang masih terinfeksi saat ini ada sebanyak 1.732.174 orang, dengan rincian 1.675.496 (97%) orang dalam kondisi ringan dan 56.678 (3%) orang dalam kondisi serius atau kritis.



Dalam hal penyebaran, virus asal Wuhan, China ini telah dikonfirmasi di 210 negara dan teritori di seluruh dunia dan 2 alat angkut internasional. Di mana Amerika Serikat (AS) adalah negara yang paling terdampak parah, dengan total kasus mencapai 846.692, meninggal 47.537 orang dan sembuh 83.921 orang.

Di belakang AS ada Spanyol sebagai negara dengan kasus terbanyak di dunia, yaitu dengan 208.389 kasus, 21.717 meninggal dan 85.915 orang sembuh. Italia yang ada di posisi tiga mengkonfirmasi 187.327 kasus sejauh ini. Di mana angka kematiannya adalah yang terbesar setelah AS, yaitu sebanyak 25.085 kasus dan total sembuh 54.543 orang.

Negara dengan kasus terbanyak keempat adalah Prancis. Negara tempat Menara Eiffel berada ini memiliki 159.877 kasus, dengan korban meninggal 21.340 orang dan sembuh 40.657 orang.




Jerman, sementara itu, ada di urutan kelima dengan 150.648 kasus positif, 5.279 meninggal dan 99.400 orang sembuh.

Hingga saat ini belum ada vaksin dan obat bagi virus dengan nama resmi SARS-CoV-2 ini. Cara penyebaran virus juga masih belum jelas diketahui pasti meski secara umum infeksi virus ini dapat terjadi melalui kontak (langsung atau tidak langsung), semprotan tetesan dalam transmisi jarak pendek dan aerosol dalam transmisi jarak jauh (transmisi udara).

"COVID-19 adalah penyakit baru dan kami masih mempelajari tentang bagaimana penyebarannya," menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

[Gambas:Video CNBC]


(res/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading