Berdasarkan data PT Pegadaian, sejak akhir Februari 2020 hingga akhir Maret 2020 terdapat penambahan sebanyak 220.000 nasabah yang melakukan transaksi.
Warga menerapkan physical distancing saat hendak menggadaikan barang di kantor Pegadaian, Jakarta, Rabu (22/4/2020). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Semenjak Covid-19 mewabah, pelayanan pegadaian di tempat itu dipindah sementara ke aula untuk menerapkan jaga jarak dengan orang lain. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga terpaksa menggadaikan barang berharga, seperti perhiasan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini karena penghasilannya berkurang. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Selain perhiasan, mereka juga menggadaikan surat-surat kendaraan bermotor. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Petugas harus memberlakukan kartu antre dan membuka kursi tunggu di luar ruangan untuk mengantisipasi membludaknya nasabah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Salah satu nasabah mengaku terpaksa mengadaikan harta benda milikny. Ini karena pendapatannya berkurang sejak adanya pembatasan aktivitas oleh pemerintah di saat terjadi pandemi Covid-19. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Diperkirakan jumlah nasabah yang mendatangi kantor pegadaian akan terus meningkat. Ini mengingat pandemi Covid-19 diperkirakan masih berlangsung hingga Hari Raya Idul Fitri. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)