Tambah Gorontalo, 34 Provinsi di RI Terpapar Covid-19

News - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
10 April 2020 16:20
Demikian data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan dalam kurun waktu Kamis (9/4/2020) pukul 12.00 WIB hingga Jumat (10/4/2020) pukul 12.00 WIB ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 219 kasus baru.

"Artinya diperkirakan ini terinfeksinya di 5-6 hari lalu sebanyak 219 kasus baru sehingga totalnya adalah menjadi 3.512 kasus," kata Yuri, sapaan akrab Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jumat (10/4/2020).

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tercatat sudah 34 provinsi di Indonesia yang terpapar Covid-19. Terbaru, laporan kasus konfirmasi positif diumumkan Provinsi Gorontalo sebanyak satu kasus.


Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan pasien positif Covid-19 pertama di Gorontalo itu merupakan anggota jamaah tabligh. Yang bersangkutan mengikuti acara ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

"Semua jamaah tabligh se-Gorontalo yang sempat ikut kegiatan di Gowa, akan kami isolasi semua. Dan mohon kepada mereka untuk jujur datang menghadap kepada bupati/wali kota masing-masing. Insya Allah besok kita akan isolasi secara bersama-sama. Kita akan isolasi di Mess Haji yang kita siapkan pada malam ini sampai besok pagi," ungkap Rusli, Kamis (09/04/2020).

"Kita akan tracking istrinya, anak-anaknya dan terakhir yang bersangkutan kontak dengan siapa, termasuk rumahnya. Mungkin dia punya kendaraan roda empat, roda dua, pakaian, peralatan rumah tangga, kita akan sterilkan," lanjutnya.



Berikut adalah perincian persebaran kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia:

Aceh: 5 kasus
Bali: 75 kasus
Banten: 243 kasus
Bangka Belitung: 3 kasus
Bengkulu: 4 kasus
DIY: 41 kasus
DKI Jakarta: 1.753 kasus
Jambi: 2 kasus
Jawa Barat: 388 kasus
Jawa Tengah: 144 kasus
Jawa Timur: 256 kasus
Kalimantan Barat: 10 kasus
Kalimantan Timur: 35 kasus
Kalimantan Tengah: 24 kasus
Kalimantan Selatan: 29 kasus
Kalimantan Utara: 16 kasus
Kepulauan Riau: 21 kasus
NTB: 25 kasus
Sumatra Selatan : 21 kasus
Sumatra Barat: 31 kasus
Sulawesi Utara: 13 kasus
Sumatra Utara: 59 kasus
Sulawesi Tenggara: 15 kasus
Sulawesi Selatan: 167 kasus
Sulawesi Tengah: 14 kasus
Lampung: 20 kasus
Riau: 13 kasus
Maluku Utara: 2 kasus
Maluku: 3 kasus
Papua Barat: 2 kasus
Papua: 38 kasus
Sulawesi Barat: 3 kasus
Nusa Tenggara Timur: 1 kasus

Gorontalo: 1 kasus
Dalam proses verifikasi di lapangan: 35 kasus

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading